ADARA RELIEF INTERNATIONAL
 
International Foundation for the Protection and Empowerment of Women and ChildrenN

Sumber Ketidakamanan & Ketidakstabilan Dunia

palestinaTEHERAN - Pada kesempatan Hari Solidaritas Rakyat Palestina Sedunia, Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan bahwa pendudukan Palestina oleh rezim Zionis adalah sumber ketidakamanan dan ketidakstabilan di dunia.

Pada 29 November adalah hari solidaritas rakyat sedunia terhadap rakyat Palestina. Dalam satu pernyataan, Kementerian Luar Negeri mengatakan bahwa pendudukan Palestina dan kejahatan terorganisir tidak manusiawi dan konstan rezim Zionis terhadap penduduk tanah suci itu, adalah sumber penciptaan dan kelanjutan dari salah satu krisis dunia terpanjang.

Menurut bagian media Kementerian Luar Negeri Sabtu, pernyataan melanjutkan bahwa tindakan-tindakan rezim Zionis tidak hanya akar banyak masalah dan krisis di Timur Tengah serta dunia Islam, tetapi juga salah satu sumber utama ketidakamanan dan ketidakstabilan di dunia.

Selengkapnya

Syahid Di Bawah Penyiksaan Penjara Suriah

Syahidah PalestinaTelah Syahid pengungsi Palestina "Samira Ahmad As Sahali" dari tempat pengungsian Yarmuk di bawah penyiksaan di penjara Suriah.

Dan sekelompok Aktivis Palestina di Suriah menerangkan bahwa syahidah adalah seorang yang aktif dalam bidang social.

Tim Dokumentasi kelompok aktivis Palestina di Suriah mengumumkan bahwa jumlah korban yang meninggal di bawah penyiksaan di penjara Suriah, mencapai 272 orang pada saat penulisan berita.

Zionis Larang Kaum Muslimat Masuki Masjidil Aqsha

gaza

Al Quds- Polisi penjajah zionis, Kamis melarang semua wanita muslimah memasuki Masjidil Aqsha, larangan ini diberlakukan selama 6 hari berturut-turut, sementara gerombolan zionis yahudi diijinkan leluasa menyerbu halaman masjid.

Saksi mata melaporkan, para wanita berdemo di gerbang Ashbat, Hittah dan Nadzir, menunggu ijin bagi mereka untuk memasuki Masjidil Aqsha.

Sementara itu gerombolan ekstrimis yahudi terus melakukan serbuan ke Masjidil Aqsha dari gerbang Maghoribah dengan pengawalan ketat pasukan polisi zionis.

Koresponden Pusat Informasi Palestina menyebutkan, penjajah zionis terus melanjutkan pemeriksaan dan menahan identitas kaum muslimin di sejumlah gerbang masjid sampai pemiliknya selesai dari masjid. (sumber: www.infopalestina.com)

Inspirasi "Anak-Anak Gaza Palestina" - Al Qur’an Adalah Senjata Yang Paling Hebat

anak gaza

Anak-anak Gaza : Husein, 15 tahun, hafidz 30 juz di tahun pertama smp, Umar Muhammad, 14 tahun, hafidz 30 juz, tahun kedua smp, Salim Imaddin, 13 tahun, tahun pertama smp, hafidz 30 juz, Zuyad Qodurah, 24 tahun, jurusan bahasa inggris akan melanjutkan studi di Indonesia.

Menghafal dalam kondisi perang di Gaza Palestina

Sebelumnya saya minta kita berdiri semua, dan kita bacakan surat al Fatihah untuk semua syuhada’. Pertama kami sampaikan salam dari Palestina dan Gaza untuk Indonesia, sebagai Negara kedua kami. Kami sampaikan seluruh orang Palestina di dalam dan di luar Palestina. Semua tahu, sejak awal Palestina berada dalam kondisi jihad hingga hari kiamat.

Kami melewati banyak fase penjajahan. Ada inggris dan Israel di tahun 1940. Israel menjajah kami dan mengusir puluhan juta penuduk Palestina. Sebagian ada di Gaza.

Intifadah pertama dan kedua di tahun 2005 kami mengusir Israel dari Gaza. Sejak itu kami terus menerus dalam target serangan Israel. Tahun 1998, kami mengalami serangan 20 hari. Ada banyak keluarga yang tidak mempunyai rumah, dan ribuan korban syahid.

Tahun 2012, perang Hijarat Sijil. Perang ini tidak kalah beratnya, selama 12 hari. Banyak kehilangan rumah dan syahid. Dan dua bulan yang lalu, perang Ashfu Ma’kul sangat berat bagi kami dan bagi Israel demikian juga. Ada puluhan ribu keluarga yang kehilangan rumah. Lebih dari 2000 yang syahid.
Meskipun serangan sangat berat dan bom yang jatuh atas kami, da nada dua ledakan di tempat kami. Kami tidak berhenti menghafal dan membaca al Qur’an.

Selengkapnya

Pemblokiran Masjid Al Aqsha Tidak Bisa Diterima

masjidil aqshoMenteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi menerima kunjungan Menlu Uni Emirat Arab (UEA), Sheikh Abdullah bin Zayed Al Nahyan, Selasa (4/11/2014). Dalam pertemuan itu dibicarakan pula permasalahan Palestina.

Saat ini kondisi di Palestina dikhawatirkan memanas. Pendudukan Israel di wilayah Yerusalem Timur serta pemblokiran Masjid Al Aqsa dapat menjadi pemicu kembali memburuknya keadaan di Palestina.

"Kami berharap bahwa masyarakat internasional dapat menentang pendudukan Israel (di wilayah Yerusalem Timur) yang menjajah beberapa wilayah Palestina," kata Abdullah di Kantor Kemlu.

Selengkapnya

Zionis Serbu Lahan Pertanian

serbu jeninPasukan penjajah Zionis semalam (11/11) penyerbu kawasan industri di kota Jenin, di wilayah utara Tepi Barat, dan melakukan penyisiran di lahan pertanian. Sementara itu para serdadu Zionis menyebar di jalan Jenin – Nashira.

Sumber-sumber lokal Palestina mengatakan, sejumlah patroli militer Zionis menyebar di kawasan pertanian di kota Jenin tidak lama setelah masuknya kesatuan penyamar ke kawasan tersebut, kemudian berkonsentrasi di jalan menuju daerah Awanah dan mendirikan pos penyergapan di daaerah tersebut.

Selengkapnya

Penistaan terhadap Kesucian Al Aqsho

penistaan Al AqshoAbdul Wahhab Badr Khan

Barangkali penistaan terhadap kesucian Masjid Al-Aqsha adalah langkah terakhir ekstrimisme pemerintah ‘Israel’ untuk memastikan yahudisme Negara. Ya, yahusasi Negara yang menjadi syarat “perundingan serius” dengan Otoritas Palestina untuk mencari “penyelesaian” dan bukan perdamaian yang harus bertekuk lutut kepada syarat penjajah.

Sudah sangat jelas, pemerintah Netenyahu menggunakan dasar dari kelompok “preman” warga Yahudi yang bekerja seperti cara mafia-mafia saat penjajahan ‘Israel’ pertama kali menancap di Palestina. Sejumlah anggota Knesset dan rabbi yahudi ekstrim “preman” itu mendapatkan legalitasnya dalam mendorong pemerintah memberikan perlindungan kepada mereka.

Secara politis, ‘Israel’ yang sudah dikendalikan para preman itu ingin “memaksakan status quo baru terhadap masjid Al-Aqsha, baik dengan menetapkannya sebagai wewenang dan titik kedaulatan ‘Israel’ di sana atau menetapkan status “pembangian” antara umat Islam dan YAhudi.

Selengkapnya
  •  Start 
  •  Prev 
  •  Next 
  •  End 

Page 1 of 7

Top