See other templatesSee other templates

ADARA RELIEF INTERNATIONAL

International Foundation for the Protection and Empowerment of Women and Children

 
Lebih Jauh Tentang Adara

Selamat datang..

Dan selamat bergabung bersama kami..

Kami yakin, adalah kepedulian Anda yang mengantar Anda sampai disini.
Kami sediakan beragam informasi seputar dunia Islam
khususnya anak dan perempuan Palestina.

Ayo tunjukan bahwa kita peduli!

 

Kegiatan Adara

Temukan informasi seputar kiprah Adara

Berita Palestina

Perbaharui informasi seputar anak-anak & perempuan Palestina

Cenderamata

Kami sediakan beragam cenderamata Palestina

You are here: Beranda

Istri Abu Dawud: Jangan Biarkan Suami Saya Mati di Penjara Zionis

Istri Abu Dawud Jangan Biarkan Suami Saya Mati di Penjara ZionisNablus – PIP: Istri Aiman Abu Dawud, tawanan Palestina yang sedang mogok makan sejak 12 hari lalu memohon para pemimpin Palestina bekerja secepatnya untuk menjamin keselamatan suaminya, janganlah ia dtinggalkan sendiri menghadapi nasibnya.

Dalam permohonannya istri Aiman ini mengatakan, saya mengecam sikap diam para pemimpin Palestina terhadap masalah suaminya. Ia minta harus ada sikap seimbang dan berimbang dengan semua tawanan yang mogok makan. Seperti pada tawanan Samir Isawi yang telah mogok mekana selama delapan bulan.

Selengkapnya..

Para Jamaah Haji Gelombang I Berangkat Tengah Malam

jamaah hajiGaza- Menteri Wakaf dan Urusan Agama di Gaza, Ismail Ridwan mengatakan bahwa para jamaah haji dari Jalur Gaza gelombang pertama, mencapai 760 jamaah, dan akan diberangkatkan pertengahan malam berikutnya (10/2) untuk penduduk Hijjaz melalui perbatasan Raffah.

Ridwan mengatakan bahwa hari Selasa (10/1) pihaknya telah mnyelesaikan semua persiapan, dan pengaturan untuk peyambutan dan perayaan safar bagi jamaah haji di wilayah dimana mereka dikumpulkan yaitu di jalur yang mengakses ke perbatasan Raffah, kemudian menuju bandara Kairo. Hal ini menunjukkan bahwa pihaknya akan bertanggungjawab penuh terhadap jamaah. 

Read more...

Mahasiswa Universitas Al Aqsha Berdemo Menolak Kenaikkan Biaya Kuliah

Blok Islam gazaGaza. Organisasi Islam dari Universitas Al Aqsha –cabang Gaza– (28/8) menggelar aksi penolakan di halaman kampus, terkait dengan keputusan bagian keuangan kampus untuk menaikkan biaya kuliah, dan menetapkan beberapa batasan dalam pemberian beasiswa serta kurangnya respon terhadap tuntutan-tuntutan yang disampaikan oleh mahasiswa. Dengan membawa slogan, aksi yang diikuti oleh sebagian besar mahasiswa ini mengecam serta menolak keputusan tersebut.

Disamping itu, perwakilan dari Organisasi Islam kampus “Shofiah Abu Syaribin”, berorasi di depan para mahasiswa, dalam orasinya dikatakan bahwa “Di tengah kondisi ekonomi dan sosial yang dialami oleh penduduk Palestina di Jalur Gaza, dari blockade, kemiskinan,dan pengangguran yang kita hadapi, Pengelola Universitas Al Aqsho dengan beberapa keputusannya kurang bertanggung jawab (adil) terhadap mahasiswa serta menangguhkan tuntutan mahasiswa khususnya keputusan tentang administrasi kuliah yang baru.

Selengkapnya..

Ladang Jihad di Palestina, Suriah dan Mesir

jihad“ Demi (buah) Tiin dan (buah) Zaitun, dan bukit Sinai dan demi kota yang aman ini (Makkah)” (QS. At-Tiin: 1-3)

Dari ayat diatas, sebagian ulama mengatakan,”Di masing-masing dari tiga tempat itulah Allah mengutus seorang nabi sekaligus Rasul dari para Ulul ‘Azmi yang menyebarkan tiga agama besar, yaitu:

Pertama, tempat buah tiin dan zaitun, yaitu Baitul Maqdis, dimana Allah mengutus Nabi ‘Isa As putera Maryam. Kedua, gunung Sinai (Mesir), dimana Allah berbicara kepada Nabi Musa bin Imran. Ketiga, Makkah, yaitu negeri yang aman, sehingga orang yang masuk ke negeri tersebut menjadi aman. Disanalah Allah mengutus Nabi Muhammad SAW.

Allah Subhanahu wa Ta’ala telah bersumpah dengan tiga tempat suci itu yang telah Dia pilih dan Dia munculkan darinya sebaik-baik dan semulia-mulia kenabian.

Selengkapnya..

Anak-anak Kembali ke Sekolah

Anak masuk sekolahGaza. Lebih dari satu juta murid di Tepi Barat dan Jalur Gaza pada hari Ahad (25/8) pagi, mereka mulai masuk ke sekolah, baik sekolah negeri, sekolah swasta maupun Badan Urusan Pengungsi Palestina “UNIRWA” pada tahun ajaran baru 2013-2014.

Kementerian Pendidikan Tepi Barat dan Gaza mengumumkan bahwa kemaren (24/8) merupakan persiapan terakhir dalam memulai tahun ajaran baru, mulai dari perlengkapan sekolah, kelas, guru, buku pelajaran dan lain-lain.

Wakil dari Departemen Pendidikan yaitu Asisten Bidang Administrasi dan Keuangan Gaza “Anwar Bura’awi mengatakan bahwa hampir setengah juta murid dari sekolah negeri, sekolah Swasta dan UNIRWA memulai tahun ajaran baru.

Dia juga menjelaskan bahwa untuk tahun ajaran baru ini mereka telah dibuka 14 sekolah baru dalam jangka waktu satu minggu, sekolah tersebut telah siap dan akan dilanjutkan pembukaan 6 sekolah lagi pada bulan depan, sehingga akan ada 20 sekolah baru sebelum akhir tahun ini.

Selengkapnya..

Solidaritas Perempuan Hamas terhadap Para Tahanan

Bidpuan Hamas gazaGaza: Dima Aidah. Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) menyelenggarakan aksi solidaritas terhadap tahanan di penjara Israel, di depan Markaz Palang Merah Gaza pada senin pagi (2/9).

Aksi dimulai dengan sambutan dari ketua bidang Perempuan Ummu Muhammad Al Asthal, yang berisi penegasan bahwa Gerakan Perlawanan Islam Hamas peduli terhadap para tahanan yang berada di penjara israel, ia mengatakan,”Kami mengirim pahlawan-pahlawan besar dan berani yang ditempatkan di penjara, salam hormat kepada para tawanan di penjara-penjara israel atas segala kesabaran dan ketekunan mereka”.

Beralih pada hal yang disusun terhadap konspirasi Gaza dan upaya untuk meningkatkan kondisi di Gaza, ia mengatakan,”Jika para tahanan di penjara yang dibentengi baja maka Gaza hidup dalam penjara yang besar dan sebagian mencoba memperketat benteng penjagaan dan penindasan terhadapnya”.

Selengkapnya..

Kematian Bayi & Penangkapan Pemuda Palestina di Suriah

kematian bayiDamaskus. Kesatuan Aksi Masyarakat Palestina di Suriah mengatakan, Bayi perempuan Jana Ahmad meninggal pada hari minggu (18/8) disebabkan kurangnya susu formula yang cocok untuk bayi di tempat pengungsian Yarmuk bagi para pengungsi Palestina, pada saat pengeboman tempat pengungsian penduduk Palestina di Suriah.

Dalam pertemuan pers (senin, 19/8) mereka menjelaskan bahwa ibu bayi tersebut tidak bisa masuk ke pengungsian, karena pengepungan tentara regular selama lebih dari 35 hari berturut-turut, yang mencegah pengungsi keluar masuk tempat pengungsian.

Pengungsian Yarmuk mengalami kerusakan berat akibat pengeboman berikutnya dan jatuhnya beberapa meriam kecil yang mentargetkan 30 tempat dan yang pertama adalah Yarmuk kemudian daerah sekitar halaman Ar Rijah, menyebabkan munculnya kebakaran di tempat kejadian tersebut, hal ini cukup membahayakan terhadap material-material yang ada.

Dia menjelaskan bahwa ketegangan dan antisipasi yang dialami oleh penduduk di pengungsian Husseiniyah, yaitu meskipun keadaan relatif tenang di lorong-orong dan gang-gang sempit, yang mengalami kesulitan akibat pemadaman listrik, terputusnya jaringan komunikasi serta kesulitan mendapatkan air sejak beberapa hari yang lalu, selain itu mereka juga kehabisan bahan makanan, obat-obatan dan bahan bakar di tempat pengungsian akibat blokade.   

Selengkapnya..

More Articles...

Adara di Sos-Med

CoalaWeb Social Links

Bookmark This

Follow Us

 

Tentang Adara

Adara adalah lembaga swadaya masyarakat yang fokus perhatiannya pada kesejahteraan anak-anak dan perempuan terutama anak-anak dan perempuan di Palestina

Jejaring Adara